Siang ini, perkuliahan terasa sangat mengasyikkan,
Why? Kenapa?
Why not! Kenapa enggak!
Ya, kuliah itu menyenangkan atau enggaknya, tergantung kita dalam memaknainya. Kuliah bisa terasa nggak menyenangkan, apabila ada hal-hal yang membuat kita tidak fokus pada perkuliahan itu sendiri, bisa disebabkan karena faktor internal diri sendiri, atau eksternal pihak lain. Contohnya:
Dari pihak internal yaitu;
- Baru saja diputus gebetan (belum jadian aja udah diputus, kasian ).
- Kepikiran hutang (terutama hutang pulsa yang kemarin buat nyari gratisan telfon gebetan, tapi malah kemudian diputus ).
- Atau mikirin gimana nyari cara minta uang ke ortu karna duit tabungan yang habis (habis buat nraktir gebetan yang ternyata malah minta putus ).
- Atau capek karena kuliah sambil kerja (uang hasil kerjanya buat jalan-jalan kemarin sama gebetan yang ngajakin putus )
- Atau juga kepikiran gimana cara ngerintis usaha (asal jangan usaha untuk mendapatkan cinta, tapi ujung-ujungnya pupus ).
Sedangkan faktor eksternalnya, misalkan;
- Dosen yang kadang bikin ngantuk (penjelasannya seperti dongeng sebelum tidur, atau kadang malah dengernya beliau nyanyi nina bobok ).
- Dosennya enak, tapi pelajarannya bikin muak (matematika bisnis, teori ekonomi mikro, atau statistik ).
- Dosen tampan, pengajaran nyaman, pelajaran juga aman, tapi gak bisa konsentrasi karna bau kaos kakinya teman yang banyak kuman (untung bukan bau kemenyan ).
- Atau juga, semua kondisi di kampus aman, tapi lagi nyaman-nyamannya pengajaran, eeh HP berbunyi tanda ada pesan, setelah dibuka ternyata dari mantan gebetan, dianya minta ketemuan, siapa tau minta balikan? Aah jadi gak konsen ndengerin dosen menjelaskan, akhirnya minta lewat angkat tangan, ijin ke dosen katanya ada urusan yang tak bisa ditinggalkan. Padahal si aslinya menuju ke taman, di jalan ia lalui dengan but-butan, untung aja nggak kecelakaan, sampai taman ketemu sama si mantan, iyaaa mantan gebetaaan (pakai dodit style ), dibela-belain ninggalin perkuliahan, eeeh taunya si dia cuman ingin menjelaskan, kalau ternyata ia kini sudah pacaran. ) oh kasihan, itulah sebab akibat jika menganggap perkuliahan itu tidak menyenangkan.
Kalau menurut aku sih, kuliah itu Super Asyik Abis, dengan alasan:
- Dengan kuliah, aku bisa ngelihatin si dia ( h ) yang super cantik abis.
- Apalagi jika dia ( h ) pakai gaun warna merah saat kuliah, waaah serasa cinta ini semakin merekah. .
- Lho kok alasannya gini ya? Waaah bukan bukan ! Bukan yang ini ya ! Ralat, ini hanya sebagiannya saja ! Aduh gimana ini kalau menyesatkan? (aku ini gimana tow ! :@ ).
Yang bener tuh, menurut aku, kenapa kuliah itu menyenangkan, yaitu karena:
1. Niat yang benar, yaitu untuk mencari dan mengamalkan ilmu pengetahuan.
2. Punya tujuan, yaitu mengembangkan dan melejitkan potensi untuk kebermanfaatan.
3. Berorientasi pada masa depan, yaitu punya visi dan misi serta impian.
4. Mencari dan menambah persaudaraan, yaitu dengan punya banyak teman.
5. Daripada di-kos-an sendirian, nggak ada teman obrolan, lebih baik masuk kuliah kan? Siapa tau dapet gebetan. Lho ! .
Ya, setidaknya kuliah hari ini memang begitu mengasyikkan, dengan dosen yang bernama pak Lutfan, beliau mengajar mata kuliah keagamaan. Pembahasan hari ini tentang zakat dan infaq.
Apa perbedaan antar keduanya?
Ya, kalau zakat itu merupakan kewajiban membayar/memberikan sebagian harta oleh wajib zakat (muzaki) kepada pihak penerima zakat (mustahik) yang harus ditunaikan setelah mencapai nasab. Zakat wajib untuk semua muslim yang mampu (terutama zakat fitrah), zakat bertujuan untuk mensucikan harta.
Sedangkan infaq/shadaqah adalah kesunnahan untuk membagikan sebagian hartanya kepada oranglain. Keutamaan infaq adalah "ketika kita memberi, maka kita akan diberikan lebih", istilahnya "Give more, receive more". Jika kita memberikan satu maka kita akan mendapatkan lebih dari satu.
Naaah, kesimpulannya adalah:
"Daripada harta yang kita miliki/tabungan, dihambur-hamburkan hanya untuk kesenangan, atau bahkan kemaksiatan (seperti jalan-jalan dengan gebetan, atau buat modal pacaran), yang belumlah jelas akhir kemungkinan (apakah bisa sampai nikahan? Atau putus ditengah jalan). Mending uangnya kita gunakan didalam kebaikan, bisa dizakatkan atau diinfaqkan. Insyaallah, di akhirat nanti kita dapatkan keselamatan, plus juga kenikmatan. Aduh enak tenan! ".
Ya nggak teman-teman? Iya dong kan?
Eits tapi kalau gak sejalan, gak papa kok gan ! Asalkan agan punya alasan yang dapat dipertanggungjawabkan. Dan jangan sampai jotos-jotosan gara-gara beda pemikiran ! .
SETUJU KAN !
(#yang_setuju_keliatan_tujuh_ta
Hehe, peace !
Sek penting ampun jotos-jotosan nggeh !
Tidak ada komentar:
Posting Komentar