Sabtu, 11 Januari 2014

MIMPI INDAH

"My Sister_My Hero"

"waaaaaaa, Tolongin aku !" aku menjerit histeris karena secara tiba-tiba ikan yang ada dikolam memperlihatkan gigi taring yang menyeramkan. Aku bersegera lari menuju gua yang dihiasi akar-akar pohon yang bergelayutan dimana-mana, dibawah gua terdapat aliran air yang jernih mengalir keluar gua, saat sampai di mulut gua tiba-tiba ada ular berwarna hitam kehijauan melewati sela-sela kakiku, aku yang phobia sama ular segera menjerit dan berlari ke arah kolam lagi, dan ku temui 2 orang cowok cewek yang mungkin suami istri dengan berpakaian seperti prajurit perang yunani.

"Kamu harus melewati gua dan melawan rasa takutmu terhadap ular itu wahai pemuda!" mereka berkata padaku dan mengajakku kembali masuk gua. Dengan didampingi sepasang prajurit tadi, aku akhirnya berhasil masuk gua, didalam gua banyak sekali kayu-kayu lapuk yang berdiri dan menyilang menyangga dinding gua.
Setelah berhasil melewati pepohonan lapuk tadi, aku dihadapkan pada sebuah padang rumput luas yang banyak terisi kambing-kambing yang berwarna merah kecoklatan saling bergerombolan. Aku dengan hati-hati melangkah di sela-sela perkumpulan itu. Tapi betapa kagetnya aku, banyak dari kambing itu yang bermuka seram, ada yang bertaring, bermata besar, berwajah manusia, bahkan sampai ada yang berkepala monster. Mereka mengetahui kedatanganku dan aku sangat takut karena mereka mau menandukku, mereka berlarian menuju padaku, aku bermaksud untuk lari dan kabur tapi dihalangi oleh suami istri tadi.

"Jangan lari ! hadapilah ! Jika kamu berlari, maka mereka akan tetap mengejarmu sampai kapanpun. Tapi jika kau hadapi mereka, atau minimal kamu disini bersama kami, maka mereka pasti dapat kita kalahkan". Kata mereka, sehingga dengan perasaan takut aku bergerak melangkah maju ke arah kambing aneh tadi. Kambing paling besar yang berkepala manusia bertanduk dan giginya yang berwujud seperti gergaji mengangkat kaki dan menggertakku, dekat dan semakin dekat, saat tiba tepat didepanku ia membuka mulutnya lebar-lebar menerkamku, dan . . ."Aa.a.a.a.a.a.a.a.a." (aku menjerit sekuat-kuatnya dan menutup mata menggunakan kedua lenganku). Beberapa menit kemudian Aku merasa gelap gulita, tapi kemudian aku sadar, kenapa terasa gelap? Karena aku masih menutup mata. Lalu aku buka mata lagi dan aku lihat kambing monster tadi tak jadi memakanku, ia sedang berkumpul melingkari seseorang, yang segera ku ketahui adalah wanita prajurit tadi. Mereka terlibat dalam suatu perbincangan. Beberapa saat kemudian prajurit tadi tersenyum padaku dan mempersilahkanku untuk berjalan kembali tanpa harus merasa takut pada monster kambing tadi.

"Tenang saja, mereka tak kan menyakitimu, ayo lanjutkanlah perjalanan !"

Aku berjalan tanpa melihat muka seram monster kambing tadi, dan tak beberapa lama kemudian aku sudah berada sedikit jauh didepan dari kumpulan monster tadi. Ku beranikan untuk menoleh kebelakang dan betapa kagetnya aku mereka telah berubah menjadi prajurit berpakaian adat pengantin jawa dan berkuda mengawalku, ku lihat didepanku Sebuah Istana megah dengan Gapura yang bertuliskan "Pusakaning Dwi Pujangga Nyawiji" (sambil garuk-garuk kepala aku mikir, kayaknya kata-kata ini sering aku lihat? Ini tak asing bagiku) Saat aku telah memasuki gapura tadi, tiba-tiba ada cahaya putih menyilaukan mataku dan . . .

"Mas bangun mas ! Udah jam 2, katanya mau tidur !" adikku membangunkanku dari mimpi indahku. Pakai senter auto charge yang biasa aku jual ketemen-temen dan saudaraku.

"Apa?" aku tanya lagi adikku karna tadi kurang jelas, sambil mengucek-ucek mataku dengan jari tangan karena masih terasa ngantuk.

"Banguuun ! Udah jam 2 tuh ! Katanya mau tidur !"

Aku lihat jam berbentuk cicak yang menempel didinding kamarku (sengaja aku pilih bentuk cicak supaya nyamuk-nyamuk pada takut ke kamarku, karena aku yakin nyamukpun pasti hafal lagu ini:
'Cicak-cicak di dinding diam-diam merayap, ada seekor nyamuk, hap hap lalu ditangkap'. Itu kenapa nyamuk gak berani ke kamarku) jam memang menunjukkan jam 2 pagi.

"Oh iya ! Udah jam 2 ya ! Hehe, ya udah kakak tidur dulu ya! Adek juga tidur ya! Met bobok adek, mimpi indah ya! " aku ambil selimut dan merapikan bantal sebentar lalu dalam hitungan mundur dari 10 sampai 1 aku memejamkan mata. . . .

TERIMAKASIH Adikku TERCINTA ! Kau telah menyelamatkan kakak dari penculikan sepasang suami istri prajurit yunani yang mau modus mengadopsi kakak. (Setelah ku fikir-fikir ini kesimpulanku. Karena tadi siang aku nonton film di Indonesiar tentang penculikan yang modusnya pura-pura baik pada anak kecil lalu menculiknya dan dibawa kerumahnya untuk dijadikan anak ! Dan aku yakin 2 orang yang ada dimimpiku pasti pura-pura baik untuk menculikku)

UNTUNG ada Adikku! Thanks my little sister you're my BEST HERO !



[terinspirasi dari mimpi hari Rabu, 8 januari 2014 dan sinetron TV saat liburan] haha


 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar