Sabtu, 11 Januari 2014

CERITA MASA KECIL

"Hari Nakalku_Teman-teman!"

-16 Juni 2000: aku Lulus TK Pertiwi dengan menjadi salah satu dari 3 Lulusan TK Terbaik.

-Juli 2000: meneruskan sekolah dan Masuk MI Ma'arif Talunombo.

-Kelas VI (sekitar tahun 2005): sebagai kelas yang heirarkinya paling tinggi, aku dan teman-teman sekelas harus merasa berwibawa dan berlagak sedikit sombong. (ini tips gila, jangan ditiru!). Kami murid kelas VI berasa menjadi penguasa di sekolahan, para adik kelas tak ada yang berani melawan kami, terutama adik-adik kelas I. Namun suatu saat kadang anak-anak kelas V ada juga yang berani melawan kami, tapi kami tak kehabisan akal, selain punya Sidiq (teman kami yang badannya paling gede se sekolahan) untuk meredam pemberontakan mereka, kami punya ide lain. Apa itu?
"SALAH SATU ATAU BEBERAPA COWOK KELAS VI HARUS MACARIN CEWEK KELAS V". Ide yang super jenius bagi kami, karena bagaimanapun kalau cewek-cewek kelas V sukses kita pacarin, maka cowok-cowok kelas V nggak bakalan lagi berani berontak (kalau mau nyerang, pasti dihalangi oleh yang cewek, dan kelas V pasti akan ada perang saudara dan hancur dengan sendirinya hahaha):-P.

-Sebagai 'King of Kelas VI': Saat itu, aku menjadi Ketua kelas VI, didalam kelas ada 2 cewek tercantik yaitu F Maftukhah dan A Maftukhah (nama belakangnya memang sama, padahal bukan kakak adik apalagi kembar. Tapi memang sama, aku curiga mungkin dulu ortu mereka janjian untuk memberikan nama belakang anak mereka dengan nama yang sama, untuk apa? Ya supaya orang-orang apalagi guru jadi bingung gitu saat ngabsen. Huh jahat ! :@ ).
Naah ceritanya aku pacaran_cinta monyet gitu sama si AM, (naah gimana nasib FM?) tenang, dia pacaran sama sahabat terbaikku yang bernama D Ananta. Naah DA ini kemana-mana selalu sama aku, mulai dari main bareng, mandi bareng (di kali mbulu_nama telaga kecil ditempatku dan menjadi kolam renang alaminya sekolahan), jajan bareng, bahkan sampai apel bareng (double couplean gitu ). Aku dan dia sudah seperti kakak adik, jadi diluar sekolah pun kita selalu barengan, entah main PS, ngerjain PR, Main Bola, Nyuri nangka, nyari ikan dll.

-The Point Moment: Hingga suatu saat tiba waktu untuk pelaksanaan misi kami untuk macarin cewek kelas V, targetku adalah Mutia (bukan nama sebenarnya, ia merupakan cewek tercantik ke-3 se sekolahan setelah FM dan AM). Sebenarnya aku dan Nanta galau banget, gimana enggak? Coba bayangkan seandainya AM dan FM tau kalau kita berdua mau macarin Mutia, bisa bisa yang hancur malah kelas VI kan! Jadi kami memang harus benar-benar Profesional dalam menjalankan misi ini (do'akan kami ya teman-teman pembaca setia! :-S ).
Lalu tepat Hari Jum'at Kliwon (jum'atnya asli yang sebenarnya karena aku ingat saat itu kami pakai seragam pramuka, naah kalau Kliwonnya baru ngarang ) saat istirahat, kami melancarkan aksi kami, dan menurut kesepakatan temen-temen kita dikatakan berhasil apabila kita telah bisa memeluk Mutia. (Ok ! siapa Takut ! ). Kami mencarinya ke kelas V, tapi Mutia nggak ada, lalu kami susuri semua kelas mulai dari kelas IV sampai kelas I.

-Mission Succes: singkat cerita, akhirnya Mutia kami temukan di kelas II, bersama temannya sedang nengok adiknya si Mamat. Dengan segera aku dan Nanta mendekati Mutia (kenapa harus aku dan nanta? Karena menurut temen-temen, dari survey yang telah kami lakukan tentang siapa sih cowok tercakep se sekolahan, dan peringkat pertama diraih oleh Nanta dan Aku menjadi urutan Kedua :-().
Sepertinya Mutia grogi pada kami, tapi kami tetap mendekatinya.

"Mutia, aku suka sama kamu, mau nggak kamu jadi pacar aku?" tanpa basa basi aku langsung to the point aja nembak dia.

"aku juga suka sama kamu, mau nggak jadi pacar aku?" Nanta tak mau kalah, ia juga nembak Mutia.

"Lho kan aku dulu nan!" kataku pada nanta.a

"Iya, tapi kan aku juga suka sama Mutia khas!" nanta tetap tak mau ngalah.

Lalu Aku dan Nanta berebut Mutia (lho kok malah jadi kaya gini ceritanya? Penasaran? Ayo kita lanjut!)

Mutia yang tadinya grogi jadi tambah bingung dan ia hanya terdiam tak bisa berkata-kata. Sementara Aku dan Nanta masih saling berebut.

"Aku kan yang pertama nembak dia nan, jadi dia milikku!" (menarik tangan Mutia agar mendekat disampingku)

"Nggak bisa khas, dia milikku!" (nanta menarik Mutia hingga mendekat disampingnya)

Lalu tarik menarik tangan mutia (layaknya tarik tambang) pun terjadi antara aku dan nanta, hingga akhirnya saat aku tarik tangan Mutia kencang, Nanta sengaja melepaskan tangannya, tanpa sengaja Jatuhlah Mutia dalam pelukanku, bertemulah mataku dengan matanya :$ , ku tatap tajam penuh arti, (tapi) tanpa kuduga tiba-tiba Mutia nangis , hingga gegerlah suasana kelas II saat itu. Lalu datanglah Ibu guru dan melihat Mutia menangis, langsung saja bu guru menanyakan siapa yang membuat Mutia menangis, sontak saja semua teman-teman dan adik-adik kelas menunjukku sebagai dalangnya (padahal jujur aku tidak begitu faham cerita pewayangan :-S).
Aku dan Nanta dipanggil ke kantor dan dimarahin habis-habisan. Setelah dimarahi kami berdua keluar kantor guru dan berjalan menuju kelas, bukannya sedih kami malah terlihat senang sekali.

"Yes, akhirnya strategi kita berhasil khas!" kata Nanta dan kemudian mereka tos bersama (oh jadi ternyata tadi mereka rebutan itu cuman akting? Oalah :-o)

Ditengah perjalan ke kelas, saat didepan kelas V kami melihat Mutia didalam kelas sedang duduk lalu memandang kami dan kemudian tersenyum manis. (kenapa dia tersenyum manis pada kami? oh jadi ternyata? menurut analisa kami, tadi Mutia nangis bukan karna ia sakit atau malu, aku sangat yakin ia nangis pasti karna nggak nyangka aja gitu ya, ia diperebutkan oleh dua cowok yang SUPER CAKEP ABISSS !!! hehe)

[diambil dari kisah nyataku waktu kecil, disertai sedikit perubahan]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar