"Hari Nakalku_Teman-teman!"
-16 Juni 2000: aku Lulus TK Pertiwi dengan menjadi salah satu dari 3 Lulusan TK Terbaik.
-Juli 2000: meneruskan sekolah dan Masuk MI Ma'arif Talunombo.
-Kelas VI (sekitar tahun 2005): sebagai kelas yang heirarkinya paling
tinggi, aku dan teman-teman sekelas harus merasa berwibawa dan berlagak
sedikit sombong. (ini tips gila, jangan ditiru!). Kami murid kelas VI berasa menjadi penguasa di sekolahan, para adik kelas tak ada yang berani melawan kami, terutama adik-adik kelas I.
Namun suatu saat kadang anak-anak kelas V ada juga yang berani melawan
kami, tapi kami tak kehabisan akal, selain punya Sidiq (teman kami yang
badannya paling gede se sekolahan) untuk meredam pemberontakan mereka,
kami punya ide lain. Apa itu?
"SALAH SATU ATAU BEBERAPA COWOK KELAS
VI HARUS MACARIN CEWEK KELAS V". Ide yang super jenius bagi kami, karena
bagaimanapun kalau cewek-cewek kelas V sukses kita pacarin, maka
cowok-cowok kelas V nggak bakalan lagi berani berontak (kalau mau
nyerang, pasti dihalangi oleh yang cewek, dan kelas V pasti akan ada
perang saudara dan hancur dengan sendirinya hahaha):-P.
-Sebagai 'King of Kelas VI': Saat itu, aku menjadi Ketua kelas VI,
didalam kelas ada 2 cewek tercantik yaitu F Maftukhah dan A Maftukhah
(nama belakangnya memang sama, padahal bukan kakak adik apalagi kembar.
Tapi memang sama, aku curiga mungkin dulu ortu mereka janjian untuk
memberikan nama belakang anak mereka dengan nama yang sama, untuk apa?
Ya supaya orang-orang apalagi guru jadi bingung gitu saat ngabsen. Huh
jahat ! :@ ).
Naah ceritanya aku pacaran_cinta monyet gitu sama si
AM, (naah gimana nasib FM?) tenang, dia pacaran sama sahabat terbaikku
yang bernama D Ananta. Naah DA ini kemana-mana selalu sama aku, mulai
dari main bareng, mandi bareng (di kali mbulu_nama telaga kecil
ditempatku dan menjadi kolam renang alaminya sekolahan), jajan bareng,
bahkan sampai apel bareng (double couplean gitu
). Aku dan dia sudah seperti kakak adik, jadi diluar sekolah pun kita
selalu barengan, entah main PS, ngerjain PR, Main Bola, Nyuri nangka,
nyari ikan dll.
-The Point Moment: Hingga suatu saat tiba waktu
untuk pelaksanaan misi kami untuk macarin cewek kelas V, targetku
adalah Mutia (bukan nama sebenarnya, ia merupakan cewek tercantik ke-3
se sekolahan setelah FM dan AM). Sebenarnya aku dan Nanta galau banget,
gimana enggak? Coba bayangkan seandainya AM dan FM tau kalau kita berdua
mau macarin Mutia, bisa bisa yang hancur malah kelas VI kan! Jadi kami memang harus benar-benar Profesional dalam menjalankan misi ini (do'akan kami ya teman-teman pembaca setia! :-S ).
Lalu tepat Hari Jum'at Kliwon (jum'atnya asli yang sebenarnya karena
aku ingat saat itu kami pakai seragam pramuka, naah kalau Kliwonnya baru
ngarang ) saat istirahat,
kami melancarkan aksi kami, dan menurut kesepakatan temen-temen kita
dikatakan berhasil apabila kita telah bisa memeluk Mutia. (Ok ! siapa
Takut ! ). Kami mencarinya ke kelas V, tapi Mutia nggak ada, lalu kami susuri semua kelas mulai dari kelas IV sampai kelas I.
-Mission Succes: singkat cerita, akhirnya Mutia kami temukan di kelas
II, bersama temannya sedang nengok adiknya si Mamat. Dengan segera aku
dan Nanta mendekati Mutia (kenapa harus aku dan nanta? Karena menurut
temen-temen, dari survey yang telah kami lakukan tentang siapa sih cowok
tercakep se sekolahan, dan peringkat pertama diraih oleh Nanta dan Aku
menjadi urutan Kedua :-().
Sepertinya Mutia grogi pada kami, tapi kami tetap mendekatinya.
"Mutia, aku suka sama kamu, mau nggak kamu jadi pacar aku?" tanpa basa basi aku langsung to the point aja nembak dia.
"aku juga suka sama kamu, mau nggak jadi pacar aku?" Nanta tak mau kalah, ia juga nembak Mutia.
"Lho kan aku dulu nan!" kataku pada nanta.a
"Iya, tapi kan aku juga suka sama Mutia khas!" nanta tetap tak mau ngalah.
Lalu Aku dan Nanta berebut Mutia (lho kok malah jadi kaya gini ceritanya? Penasaran? Ayo kita lanjut!)
Mutia yang tadinya grogi jadi tambah bingung dan ia hanya terdiam tak
bisa berkata-kata. Sementara Aku dan Nanta masih saling berebut.
"Aku kan yang pertama nembak dia nan, jadi dia milikku!" (menarik tangan Mutia agar mendekat disampingku)
"Nggak bisa khas, dia milikku!" (nanta menarik Mutia hingga mendekat disampingnya)
Lalu tarik menarik tangan mutia (layaknya tarik tambang) pun terjadi
antara aku dan nanta, hingga akhirnya saat aku tarik tangan Mutia
kencang, Nanta sengaja melepaskan tangannya, tanpa sengaja Jatuhlah
Mutia dalam pelukanku, bertemulah mataku dengan matanya :$ , ku tatap
tajam penuh arti, (tapi) tanpa kuduga tiba-tiba Mutia nangis
, hingga gegerlah suasana kelas II saat itu. Lalu datanglah Ibu guru
dan melihat Mutia menangis, langsung saja bu guru menanyakan siapa yang
membuat Mutia menangis, sontak saja semua teman-teman dan adik-adik
kelas menunjukku sebagai dalangnya (padahal jujur aku tidak begitu faham
cerita pewayangan :-S).
Aku dan Nanta dipanggil ke kantor dan
dimarahin habis-habisan. Setelah dimarahi kami berdua keluar kantor guru
dan berjalan menuju kelas, bukannya sedih kami malah terlihat senang
sekali.
"Yes, akhirnya strategi kita berhasil khas!" kata Nanta
dan kemudian mereka tos bersama (oh jadi ternyata tadi mereka rebutan
itu cuman akting? Oalah :-o)
Ditengah perjalan ke kelas, saat
didepan kelas V kami melihat Mutia didalam kelas sedang duduk lalu
memandang kami dan kemudian tersenyum manis. (kenapa dia tersenyum manis pada kami? oh jadi ternyata? menurut analisa kami, tadi Mutia nangis bukan karna ia sakit atau malu, aku sangat yakin ia nangis pasti karna nggak nyangka aja gitu ya, ia diperebutkan oleh dua cowok yang SUPER CAKEP ABISSS !!! hehe)
[diambil dari kisah nyataku waktu kecil, disertai sedikit perubahan]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar